Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Pemrograman Sql post ke-7 Aljabar Relational

Aljabar relasional adalah sebuah bahasa query prosedural yang terdiri dari sekumpulan operasi dimana masukkannya adalah satu atau dua relasi dan keluarannya adalah sebuah relasi baru sebagai hasil dari operasi tersebut. Operasi-operasi dasar dalam aljabar relasional adalah : select, project, union, set difference, dan cartesian product. Disamping operasi-operasi dasar terdapat beberapa operasi tambahan seperti set intersection, natural join, division dan theta join.



UNION (Gabungan)
Pada prinsipnya bertujuan untuk menggabungkan dua query atau lebih menjadi satu kesatuan query.
Syarat :
Kedua query atau sub query yang akan digabung harus mempunyai domain kolom yang sama.
Contoh :
QUERY 1
Tampilkan kode pasok, berapa kali pembelian dan total pasok per-pemasok. Kode_pasok yang ditampilkan adalah ‘pas001’

SELECT       Kode_pasok,
COUNT      (JUMLAH_PASOK) as CACAH_BELI
SUM     (JUMLAH_PASOK) as TOTAL_BELI
FROM           pasok
WHERE          Kode_pasok = ‘pas001’
GROUP BY          Kode_pasok
QUERY 2
Tampilkan kode pasok, berapa kali pembelian dan total pasok per-pemasok. Kode_pasok yang ditampilkan adalah ‘pas002’
SELECT       Kode_pasok,
COUNT      (JUMLAH_PASOK) as CACAH_BELI
SUM     (JUMLAH_PASOK) as TOTAL_BELI
FROM           pasok
WHERE          Kode_pasok = ‘pas002’
GROUP BY          Kode_pasok
QUERY 3
Tampilkan kode pasok, berapa kali pasok dan total pasok per suplier. Kode_suplier yang ditampilkan adalah ‘sup001’ dan ‘sup002’

SELECT       Kode_Pasok,
COUNT        (JUMLAH_pasok) as CACAH_pasok
SUM          (JUMLAH_pasok) as TOTAL_pasok
FROM              pasok
WHERE            Kode_supplier in (‘sup001’, ‘sup002’)
GROUP BY         Kode_Pasok
Contoh :
UNION QUERY 1 & QUERY 2
Tampilkan kode pasok, berapa kali pembelian dan total pasok per-pemasok. Kode_pasok yang ditampilkan adalah ‘pas001’ dan ‘pas002’

SELECT       Kode_pasok,
COUNT        (JUMLAH_PASOK) as CACAH_BELI
SUM     (JUMLAH_PASOK) as TOTAL_BELI
FROM          pasok
WHERE         Kode_pasok = ‘pas001’
GROUP BY   Kode_pasok
UNION
SELECT       Kode_pasok,
COUNT        (JUMLAH_PASOK) as CACAH_BELI
SUM     (JUMLAH_PASOK) as TOTAL_BELI
FROM         pasok
WHERE        Kode_pasok = ‘pas002’
GROUP BY  Kode_pasok

Latihan dan screenshootnya :
1.      Tampilkan NIM, berapa kali nilai yang muncul dan total nilai per mahasiswa. NIM yang ditampilkan adalah ‘201291002’


2.      Tampilkan NIM, berapa kali nilai yang muncul dan total nilai per mahasiswa. NIM yang ditampilkan adalah ‘201291005’


3.      Dengan UNION Tampilkan NIM, berapa kali nilai yang muncul dan total nilai per mahasiswa. NIM yang ditampilkan adalah ‘201291002’ dan ‘201291005’

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pemrograman sql post ke-6 quiz 2

  Assalamualaikum Wr.Wb

         Disini saya akan mengshare hasil praktikum SQL Server pada minggu lalu tanggal 19. Oktober 2016
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat

1.Menginput isi pada tabel pasok


 2. Mencari nilai minimum
 

3. Mencari nilai maksimum
 

 4. Mencari rata-rata


5. Menjumlahkan
 

6. Mengelompokkan
 

7. Mengurutkan dari besar ke kecil
 

8. Mengurutkan dari kecil ke besar
 

9. Mecari supler yang memasok 3 kali
 

10. Menampilkan penyuplai yang menyuplai jumlah  pasokan antara 50 dan 150
 

11. Hanya menampilkan penyuplai yang menyuplai jumlah pasokan 50 dan 150
 

12. Untuk menampilkan kata berakhiran mangga menggunakan % satu


13. Untuk menampilkan semuakata mangga
 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pemrograman sql post ke-5 DML

DML atau kepanjangan dari Data Manipulation Language adalah kumpulan perintah SQL yang berhubungan dengan pekerjaan mengolah data di dalam table seperti SELECT, INSERT, UPDATE, dan DELETE.
Untuk melakukan manipulasi atau pengolahan data dalam suatu table digunakan perintah DML. Macam-macam dari perintah DML adalah:
  1. Insert : untuk memasukkan / menambahkan data baru
INSERT INTO nama_table (nama_kolom) values (values);
           contoh –>
 insert into mahasiswa (nim, nama, alamat, jurusan) values (12345,’andhi’,’yogya’,’informatika’);
           keterangan:
            insert into –> perintah untuk menambah data
            mahasiswa –> nama table yang akan ditambahkan datanya
            nim, nama, alamat, jurusan –> nama kolom dari table mahasiswa
     12345,’andhi’,’yogya’,’informatika’ –> data yang dimasukkan ke dalam table mahasiswa (sesuai dengan urutan kolom yang telah disebutkan sebelumnya)
             nb: untuk data yang bertipe karakter harus diapit tanda petik tunggal (‘ ‘)
2. Select : untuk menyeleksi / memilih data yang akan ditampilkan
       SELECT * | {nama_kolom} FROM nama_table [WHERE condition];
      contoh –>
       select nim, nama, jurusan from mahasiswa;
    keterangan: perintah di atas menampilkan data nim, nama dan jurusan pada table mahasiswa.
     nb: untuk menampilkan semua kolom dapat menggunakan tanda (*) contoh:select * from mahasiswa, sedangkan jika ada syarat/kondisi untuk data yang akan ditampilkan dapat menggunakan klausa where contoh: select nim, nama from mahasiswa where nama=’andhi’;
3. Update : untuk membperbaharui data yang sudah ada
      UPDATE nama_table SET nama_kolom = value [WHERE condition];
      contoh –>
      update mahasiswa set jurusan =’kedokteran’ where nama=’andhi’;
    keterangan: perintah di atas akan mengubah data mahasiswa yang bernama andhi dengan mengganti data pada kolom jurusan, yang sebelumnya informatika menjadi kedokteran.
  Nb: kita dapat mengubah lebih dari satu kolom dalam satu perintah update contoh:update mahasiswa set nim=45678, jurusan=’kedokteran’ where nama=’andhi’;
    Perhatian : Jika kita tidak menggunakan klausa where maka semua baris pada kolom yang akan di update akan berubah.
4. Delete : untuk menghapus baris data
      DELETE [FROM] nama_table [ WHERE condition];
      contoh –>
      delete mahasiswa where nama=’andhi’;
    keterangan: perintah di atas menghapus baris data pada tabel mahasiswa yang bernaa andhi
     Perhatian : Jika tidak menggunakan klausa where maka semua baris data pada tabel tersebut akan dihapus.
PRAKTIKUM
  1. Memasukkan record pada tabel barang1
Sehingga record sudah dapat terlihat di table barang, seperti ini :2






2. Tambahkan record di table barang, suplier dan pasok seperti gambar berikut :3
akan terlihat perubahan pada tabel barang4
pada tabel suplier:5 pada table pasok :6
3. Mengambil data kode barang dan nama barang dari table barang menggunakan perintah insert 7
4. Mengambil data nama barang yang stoknya kurang dari 1008
5. Menampilkan nama barang dan stoknya, dimana stok kurang dari 1008
6. Menampilkan nama suplier yang beralamat di ‘Jalan Mangga’10
7. Menampilkan nama barang, nama suplier, dan jumlah pasok dimana jumlah pasoknya kurang dari 10011
query seperti diatas masih salah, yang benar dalah sebagai berikut:12
8. Menampilkan nama suplier yang memasok tanggal 15 Januari 201513
9. Mengupdate record brg001 mengganti stoknya menjadi 100014
hasilnya akan menjadi seperti ini :15
10. Menghapus record kode barang brg00116
SEKIAN DAN TERIMA KASIH ^^

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pemrograman sql post ke-4 : QUIZ

1. Untuk menambahkan field pada table Suplier
    Anda bisa menambahkan ==> ALTER TABLE "nama table"
   ADD "field yang ingin ditambahkan" tipe data;

  Contoh : ALTER TABLE suplier;
                                              ADD alamat_suplier varchar(50);



 2. Untuk menghapus field yang tidak dibutuhkan
    anda dapat pemberikan perintah ==> ALTER TABLE "nama table"
  DROP COLUMN "field yang ingin dihapus" ;
  Contoh : ALTER TABLE suplier;
  DROP COLUMN alamat_suplier;



3. Setelah praktikum kemarin kita membuat table barang dan suplier, sekarang tambahkan table pasok
   Masukkan syntax seperti dibawah ini
            CREATE TABLE  pasok(
            kode_pasok char (10),
            kode_barang char (6),
            kode_suplier char(10),
            tanggal_pasok date,
            jumlah_pasok numeric,
     
            constraint pk_pasok primary key (kode_pasok);
            constraint fk_pasok barang foreign key (kode_barang) references barang (kode_barang);
            constraint fk_pasok suplier foreign key (kode_suplier ) references suplier  (kode_suplier );

            );








 4. Untuk  mengubah tipe data maupun ukuran data tampung
   dapat diketikkan  ALTER TABLE "nama table" ALTER COLUMN "nama field" "tipe data yang dirubah " (ukuran);
  contoh : ALTER TABLE barang ALTER COLUMN nama_barang char (50);

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pemrograman sql post ke-3 : DDL DENGAN PERINTAH CONSTRAINTS

1.Create Table
Dengan Perintah Constraints

Untuk membuat tabel acuan (references) sebelum tanda ‘)’ tambahkan perintah:


Constraint nama_constraint primary key (nama_field_primarykey) notnull);
Untuk membuat tabel yang mengacu pada tabel lain (tabel relasi) sebelum tanda ‘)’ tambahkan perintah :


Constraint nama_constraint primary key (nama_field_primarykey-1,…,
nama_field_primarykey-n),
Constraint nama_constraint foreignkey (nama_field_foreignkey-1)
References nama_tabel_acuan-1 (nama_field_primarykey-1),:
Constraint nama_constraint foreignkey (nama_field_foreignkey-n)
References nama_tabel_acuan-n (nama_field_primarykey-n)
); 



Menambahkan tabel pasok di bawah tabel barang dan suplier, membuat primary key tabel pasok dan foreign key dari ke 3 tabel tsb :


CREATE TABLE pasok (kode_pasok char(10),
kode_barang char(6),
kode_suplier char(10),
tanggal_pasok date,
jumlah_pasok numeric, 
constraint pk_pasok primary key (kode_pasok),
constraint fk_pasok_barang foreign key (kode_barang) references barang (kode_barang),
constraint fk_pasok_suplier foreign key (kode_suplier) references suplier (kode_suplier)




); 
                     SCREEN SHOOT PRAKTIKUM


















  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS